ALHAMDULILLAH

“ALHAMDULILLAH”

Harga kebahagiaan itu mahal, Cuk!
Seumpama kamu kelas menengah kebawah ya ndak usah meri, sebab yang kaya belum tentu bahagia.

Seumpama kamu punya pasangan yang biasa aja ya ndak usah getun, sebab masih banyak orang yang sampai tergopoh-gopoh mengejarnya.

Seumpama kerjamu angkat junjung ya ndak apa-apa, sebab masih banyak orang yang cari-cari kerja, bahkan sampai bayar, pun jika enak ya mencari barokah atas nilai 2,5% itu ndak mudah.

Seumpama setiap hari mung ngalor-ngidul ya ndak papa, sebab ada banyak orang yang hanya bisa berbaring diranjang ndak bisa lagi liat keindahan semesta.

Dll, dll.

Bahagialah Cuk!
Meskipun belum bahagia, belum punya pasangan, masih mencari, dan hanya bisa lemas di ranjang, tak apa, selama ndak buat masalah sama Tuhan aja.

Teks asli di publikasikan pada tanggal 7 Agustus 2019.
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa